Saturday, 8 March 2014

error memohon,"GUSTI, ini tentang aku dan dia, dan cinta"

GUSTI,
aku masih erat memegang janjiku padaMU
yang beberapa hari lalu kuucap
tentang rindu
tentang cinta
tentang aku
tentang dia
untuk tidak menyakitinya
untuk tidak melukainya
untuk tetap berada di sisinya
saat susah
saat sakit
saat bahagia
saat senyum
saat tawa
aku masih memegang teguh janjiku
tapi kenapa aku jadi posesif?

GUSTI,
ada ijab
dan mohon kabulkan...
tentang kasih
tentang cinta
tentang rindu
tentang dia
tentang aku
satukan dalam kasihMU
satukan dalam cintaMU
amin...


-error-



error,"Sisi lain dari raker hari ke-2"

Hari ini , 4 Maret 2014, raker hari ke-2. Hebohnya ga seperti hari pertama kemarin. Semalam gue antar anak bungsu gue ke dokter, dan pulang sampai rumah pukul 00.00. Hmm, bayangkan aja, tuh jam aja sampai ga bisa punya angka lagi kecuali 00.00 :D, dan setelah itu gue ga bisa tidur..., sampai pagi pukul 3.00 barulah gue masuk ke alam mimpi...

Hasilnyaaaa, tralalala, kesiangan!! Sukseslah gue bangun kesiangan! Hahaha. Tapi berhubung gue emak yang siaga (wehehehe), gue da punya simpanan lauk di kulkas. So, sesiang apa pun gue bangun, anak-anak gue ga akan kelaparan biar pun gue ga masak.

Gue berangkat lebih awal dibanding kemarin karena raker dimulai lebih awal. Gue duduk di atas si jupi alias jupiter, mengendarai jupi pelan-pelan karena mata masih berat. Jalanan seperti biasa ya macet. Pasti jadi luar biasa kalau ga macet. Tapi ya gitu deh, memang semua berlangsung seprti biasa aja, m-a-c-e-t.

Sesampainya di tempat raker, weh masih sepiii... Hwehehe, ternyata gue peserta raker yang rajin :D, dan hasilnya.. gue bisa makan nasi goreng plus ayam goreng en abon beserta potongan timun dan potongan tomat. Sedangkan peserta raker lain, hehe.., ga kebagian... benar juga kata mbah gue dulu, bangun jangan siang-siang, rejekinya ntar dipatok ayam. Hwahaha, gue dong ya berarti ayamnya... haha :D

Raker berjalan amat biasa seperti raker-raker biasanya. Ada discuss tentang program kerja dari tiap divisi. Ah, itu kerjaan yang biasa dikerjakan setiap harinya. jadi, santai aja...

Eh, coffee break, eh lunch time... eh, lah kok, huh, haduh... lah ituuuu.., di atas meja, buahnyaaaa...!! Sewaktu kemarin, buah-buahnya itu jeruk yang disediakan. Asiiik! Tapi hari ini, buah yang disediakan bikin gue ngaciiiir...!! Pisang!! Alamaaaaaaaak, gue ga kuat ama bau pisang! kabuuuur...!! Teman-teman gue pada asyik makan, gue tetap diam di ruang meeting. Ufh! Pada akhirnya gue bersyukur banget mempunyai bos yang baik, dan mau mengerti... "Mbak, pisangnya udah ga di situ lagi. Udah dipindah", gitu kata bos gue. Hiyaaaaa, makaaaaan...!!! Sebenarnya siih gue ga gitu lapar, tapi ya makaaaaan..., yuk...

Sewaktu raker, selain mengerjakan tugas, gue juga mengobrol sama bos gue, dan juga menyempatkan diri mengetik blog, sambil ngemil-ngemil gitu deh. Huah, gimana bisa langsing kalau makan terus ya??

Raker selesai. Gue punya niat mau pergi ke apotek, ambil obat anak bungsu gue, yang semalam ke dokter. Cabuuut!! Apotek ada di sekitar kranji, Bekasi. Sesudah itu gue pergi ke tempat hening, untuk mengheningkan diri sejenak, berdoa. Ah, hening yang membuat hati makin dekat padaNYA, dan membuat airmata mengalir deras... Selesai, dan gue lihat orang yang gue cintai ada di sana, di tangga, duduk sambil menundukkan kepalanya. "Apakah kamu tahu, ada doa untukmu?", desah gue dalam hati... Ya, gue mencintai dia, semoga semua berjalan baik, dan berlangsung indah hingga tak berbatas ruang dan waktu, amin (ah, jadi curhat :))

Pulang... Yuuuk...!! Tiga nyawa kecil menunggu di rumah... Ngka, Esa, dan Pink... Gue mencintai mereka...

Besok udah ga raker, lagi, dan berarti berangkat kerja bisa siang lagi... Raker itu asyik, bareng Ngka Esa Pink itu asyik, bareng orang yang gue cintai itu juga asyik... Bisa ga ya, raker bawa semua orang-orang yang gue cintai?? Biar jadji tambah asyiiik...!! Gue rasa Presdir gue bisa garuk-garuk kepala kalau gini... Hahaha!!


Salam Senyum,
error
















error dan,"Telur + Tepung = HAPPY BDAY...!!"



Di atas meja ruang tamu gue lihat ada 2 butir telur + seplastik tepung terigu 1/4 kg. Gue bertanya pada Esa, anak gue yang ke-2, "Siapa yang ulang tahun?" . Hm..., siapa yang ulang tahun? Ini bukan pertanyaan aneh, tapi pertanyaan umum setelah lihat peralatan bantu itu, karena beberapa kali gue melihat anak-anak usia remaja dengan seragam sekolahnya berlari mengejar temannya lalu men'ceplok'kan telur dan mengguyur temannya dengan tepung sambil berucap " Happy Bday !! ", dan sewaktu anak sulung gue, Ngka berulang tahun pun pulang dengan lumuran tepung + telur.


Tepung + telur = Happy Bday ...! Apakah ini pantas untuk bersenang-senang ? Ada berapa telur, dan berapa kg tepung dibuang? Telur + tepung itu bahan untuk jadi masakan, dan ga dipungkiri telur mengandung gizi, juga ga dipungkiri, banyak orang lapar, tapi ga punya makanan untuk dimakan, padahal lapar sudah menyiksa. Telur + tepung kalau diolah bisa mengenyangkan ...

Jaman sudah berubah. Tepung + telur sudah bermultifungsi. Bukan cuma jadi bahan makanan, tapi jadi 'alat bantu' untuk bersenang-senang , jadi alat untuk bahan tawa ucapan Happy Bday !! Miris rasanya.

Gue ga melarang Ngka untuk melempar tepung + telur ke temannya yang ulang tahun, tapi gue cuma mengingatkan bahwa itu adalah 'pelecehan' rejeki dari Tuhan. Memang sih, subjek yang ultah tuh biar pun merasa susah setelah di 'ceplok' kan telur + di guyur tepung terigu oleh teman-temannya, dia juga merasa senang, karena teman-temannya ingat dan perhatian padanya yang berulang tahun. Jadi si subjek sudah mengira hal ini bakal terjadi.
Ah, tepung + telur = Happy Bday ..!! Ah, tepung + telur = makanan yang merupakan rejeki Tuhan... Tepung + telur , apakah kalian merasakan hal yang sama dengan gue? Dibuang begitu saja... Ah, miris...


Salam Senyum,
error


Tuesday, 4 March 2014

error,'GUSTI, aku datang"

GUSTI,
tanpa kopi aku duduk berhadapan denganMU
hanya memandangMU
kata-kata tak lagi kupunya
semua sudah lenyap
yang ada senyap

GUSTI,
aku ingin bercerita banyak,
tapi mulutku terkunci rapat
jariku pilu, bisu
seakan huruf yang terucap
huruf yang hendak dicetak
musnah, punah

GUSTI,
aku duduk tanpa suara
seluruh kalimat bersembunyi entah di mana

GUSTI,
tapi GUSTI tau kan...?
ada senyum di bibirku
ada airmata menggantung
ada kepasrahan
atas semua detik
dalam namaMU
bahagia selalu...

amin...

-error- 

error dan,"Catatan sisi lain raker"

Hari ini hari pertama mulai raker tempat gue kerja. Raker berlangsung 2 hari. Menurut jadwal, raker dimulai pukul. 8.30-18.00. Gue bersiap-siap raker sejak kemarin. Hehe, bersiap untuk peninggalan makanan untuk orang-orang terkasih di rumah, karena berarti gue berangkat lebih pagi dari biasanya.


Semalam gue melihat Esa, anak gue yang nomor 2 makan telur balado yang dia beli sendiri menggunakan uangnya sendiri di warteg, so gue minta tolong Esa ke warung, berhubung Esa itu divisi purchasing di rumah, segala keperluan beli membeli. Sesudah Esa pulang dari warung, gue mulailah dengan kesibukan memasak. Halah, gayanya memasak, cuma merebus telur aja, terus digoreng, terus dibumbuin bumbu bali. Masak simpel :D. Jreng jreng...!!

"Sayaaaang, mama udah selesai ya masak telur bumbu balinya", gue memberitahu Ngka, Esa, dan Pink, yang ternyata disambut dengan meriahnya mengambil piring, dan mereka makan lagi... Haha, gue bahagia banget, biarpun ada sedikit "wew", itu kan mavsudnya buat besok... Lah kalau dimakanin sekarang, besok gimana dong... Hwehehe, dasar emak ga mau ribet masak lagi! Hahaha...

Ok, gue buka kulkas lagi. Ada tahu putih tergeletak ga berdaya di sana. Gue langsung ambil dan mulailah sibuk memasak perkedel tahu, karena gue juga punya daun bawang. Dah dibumbuin, gue kukus deh. Jadi, besok mereka bisa menggoreng sendiri valau mau makan, dan bisa menggorengkan untuk mama, yang notabene eyang puteri mereka. Yea, selesai... Tapi ga ada sambutan tuh sewaktu selesai memasak perkedel tahu. Hehe, dalam hati gue bersyukur, berarti "selamatlah lauk untuk besok". Hehehe... :D

Seperti biasa gue bangun pukul 03.30 pagi. Masak nasi, cuci piring yang malam tertinggal, dan mulai menghangatkan masakan yang gue masak kemarin dan menggoreng perkedel tahu. Habis masak kuterus mandiiiiiiii...!! Suwegerrnyah! Beberes sejenak, n ingat esa,"Ma, ke bengkel, rantai motor kemarin copot". Huwaaaa..!! Ok, ok, nanti sebelum berangkat raker, mampir dulu ke bengkel...

5.30, 3 nyawa kecil bangun serempak. Ah, kompaknya...! Mandi, makan, dan berangkat sekolah. Ngka tetap di rumah karena sakit, dan Pink? Pink masih juga belum bisa sekolah karena auto imunnya menyerang tangan kanannya, yang membuat lemah tangannya tersebut. Esa bergegas sekolah... Ah cinta-cinta tercinta...

sesudah Esa berangkat, gue berangkat ke bengkel. Rantai yang kendur dikencangkan dan diberi oli oleh si abang bengkel yang biasa dipanggil Lay. Ga tau juga sih sebenarnya arti Lay, yang gue tau cuma si abang dipanggilnya Lay oleh orang-orang. Sewaktu lay sibuk, gue menyeberang belanja sayuran, dan setelah selesai lalu pulang, baru ingat ternyata belanjaan tadi tertinggal di bengkel!! Faktor U!! Gue balik ke bengkel, ambil belanjaan yang tertinggal, dan kembali ke rumah, lalu berangkat menuju tempat raker.

Pukul 7.00 sewaktu gue berangkat. MACET! Ya, seperti biasa, macet. Tapi karena sudah biasa, ya nyantai aja... Dan pukul 8.00, gue dah tiba di tempat raker. Naik menuju ruang raker, berbincang dikit, lalu bersibuk ria yang ga jelas... hehehe... Raker mulai, gue sibuk memperhatikan, menyimak. Coffee break!! Patut diingat!! Hahaha... Blablabla..., lunch time!! Hahaha.... Blablabla, selesai... Oh iya, sewaktu coffee break, gue bikin teh hangat, lalu gue tinggal sebentar. Lalu gue ambil, dan gue bawa pergi tu cangkir. Sewaktu gue minum, olala..., kok tehnya manis ya?? Gue kan bikin teh tawar. So, teh siapa yang gue minum?? Huwahahahha!!

Raker hari pertama pun selesai, dan gue pulang kembali ke rumah... Besok, raker terakhir..., berangkat pagi lagi deh...


Salam senyum,
error